Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan, Museum Seni dengan Koleksi Menarik

facebook jepang info twitter jepang info google plus jepang info

Deskripsi

Jepang juga sangat menghargai seni. Terdapat museum seni di kota Kitakyushu yang memiliki upaya-upaya nyata yang digalakannya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya museum-museum seni yang ada di Jepang. Salah satu museum seni yang dapat Anda kunjungi adalah Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan atau Kitakyushu Municipal Museum of Art. Museum seni yang satu ini berlokasi di Tobata-ku, Kitakyushu-shi, Perfektur Fukuoka, Jepang.

Seperti apakah museum seni yang satu ini?

Yuk, disimak liputannya!

Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan

Kita Kyushu Shiritsu Bijtsukan atau Kitakyushu Municipal Museum of Art yang terletak di Tobata-ku, Kitakyushu-shi, Perfektur Fukuoka, Jepang, merupakan salah satu museum seni di antara banyaknya museum seni yang ada di Jepang.

Museum seni ini berada di atas bukit yang mencakupi tiga distrik sekaligus, yaitu Kokura Kita, kemudian Tobata dan terakhir Yahata Higashi. Museum yang satu ini juga menampung lebih dari enam ribu karya seni. Selain itu museum seni ini juga menawarkan berbagai pameran di sepanjang tahunnya. Taman yang terdapat di sekitar museum ini tidak hanya menawarkan pemandangan dari distrik Tobata yang sangat menyenangkan, tetapi juga merupakan sebuah oase yang damai, dengan karya-karya seni berupa patung-patung yang tersebar di seluruh penjurunya.

Sejarah Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan

Museum ini didirikan pada tahun 1974. Didirikan sebagai pelopor museum seni publik di Jepang Barat. Sebagai museum seni yang sangatlah cocok untuk kota Kitakyushu yang berpenduduk mencapai sejuta penduduk, museum yang satu ini akan menyediakan tempat bagi warga untuk dapat mengapresiasi seni. Selain itu juga untuk dapat mendukung kegiatan yang kreatif dengan terus memamerkan koleksi-koleksi yang berlimpah dan mengadakan pameran-pameran khusus yang baik.

Pada saat yang sama dengan pembukaan dari museum, museum ini juga dikenal dikarenakan memperkenalkan sistem sukarelawan di Jepang. Sistem sukarelawan ini untuk mempromosikan komentar-komentar kerja sekaligus kegiatan diseminasi pendidikan bagi pengunjung museum. Saat ini, relawan direkrut dari masyarakat umum, dan sekitar delapan puluh relawan yang telah dilatih selama beberapa tahun kini bergantian bekerja setiap harinya di museum ini

Pada tahun 1987, bangunan museum ini pun diperluas. Bangunan museum diperluas dengan tujuan untuk menyediakan tempat untuk presentasi seniman lokal, dan juga sebagai galeri warga. Tempat untuk presentasi dari museum ini disediakan di lantai pertama. Selain itu, dikarenakan museum ini ingin secara permanen juga memperkenalkan sebanyak mungkin jenis karya-karya kecil, seperti cetakan dan gambar, museum ini juga telah mempersiapkan ruang pameran khusus yang terdapat di lantai tiga. Hal ini dilakukan untuk menentukan tema sekaligus mengadakan pameran-pameran kecil setiap saat.

Lokasi museum yang berada di atas bukit, yang mencakupi tiga distrik sekaligus yaitu Kokura Kita, kemudian Tobata dan yang terakhir Yahata Higashi, menghadap langsung ke kawasan industri tepi laut sekaligus kota. Luas total situs yang hijau subur ini seluas seratus ribu meter persegi. Situs ini juga populer sebagai jalur jalan kaki sekaligus untuk jogging bagi warga.

Prinsip Dasar dari Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan

Museum seni yang satu ini pun memiliki prinsip-prinsip dasar dalam menjalankan kegiatan-kegiatannya. Prinsip dasar dari museum seni ini adalah untuk menjadi museum seni yang tumbuh bersama dengan masyarakat dengan cara menciptakan rasa sejahtera sekaligus pengayaan bagi kehidupan warga kota. Museum yang satu ini pun juga memiliki pilar filosofi dasar. Diantaranya adalah untuk menikmati dunia kerja dengan sepenuhnya, kemudian untuk tumbuh bersama dengan wilayah, sekaligus juga untuk mewariskan sumber daya budaya.

Museum ini pun sebenarnya cukup sibuk di sepanjang tahunnya. Ada banyak hal yang dilakukan oleh museum ini di sepanjang tahunnya.

Upaya-Upaya Nyata yang Dilakukan Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan

Museum ini pun menyelenggarakan upaya-upaya nyata di sepanjang tahunnya yang membuat museum ini dapat berdiri hingga sekarang. Upaya-upaya nyata tersebut adalah sebagai berikut.

Pengumpulan dan Perlindungan Karya Secara Terus Menerus

Kegiatan koleksi berkelanjutan yang terdapat dalam museum ini mengikuti kebijakan dari koleksi sekaligus trend-trend koleksi sejak museum yang satu ini dibuka. Kemudian sembari berusaha melindungi sekaligus memulihkan karya, kesempatan sekaligus periode dari publikasi, kemudian pemeriksaan metode juga dilakukan, dilakukan juga metode dari pemanfaatan yang bersifat efektif. Pengelolaan lingkungan di dalam gedung museum juga dilakukan, dan hal ini termasuk ruang penyimpanan sekaligus ruang pameran.

Menciptakan Pameran-Pameran yang Menarik

Museum ini merencanakan pameran yang memperkenalkan berbagai jenis seni, seperti pameran keliling yang berskala besar sekaligus perencanaan dari berbagai seni. Museum ini juga merencanakan pameran-pameran yang dapat menggali seniman sekaligus kegiatan-kegiatan yang sangat dibutuhkan untuk membangun sejarah dari seni daerah (pengenalan seniman sekaligus seni dari daerah terkait daerah). Museum ini juga merencanakan pameran-pameran dengan memanfaatkan koleksi–koleksi yang ada (diseminasi dengan menggunakan koleksi dan bahan).

Memperkuat Fungsi Penelitian

Museum ini mempromosikan penelitian yang bersifat khusus di setiap bidang yang ada. Pelaksanaan dari penelitian sekaligus proyek-proyek, bekerja sama dengan bangunan sekaligus lembaga-lembaga lain, dan juga berbagi hasil. Pengungkapan hasil dari penelitian juga dilakukan. Selain itu juga dilakukan pemeliharaan-pemeliharaan mengenai database koleksi dan buku-buku.

Promosi Kegiatan Diseminasi Pendidikan yang Efektif

Juga dilakukan pertukaran warga terkait dengan relawan, kemudian lembaga sekolah, disusul dengan fasilitas sosial, dan sebagainya. Selain itu juga terdapat praktik-praktik “wisata museum” yang dilakukan untuk siswa sekolah dasar yang ada di kota. Terdapat juga promosi mengenai penggunaan dari paspor Tanken. Praktek-praktek proyek pengalaman seni yang bersifat jangka panjang sekaligus acara bincang-bincang juga dilakukan di museum ini. Tinjuan mengenai sistem dari relawan juga ada.

Meningkatkan Kenyamanan Dalam Memanfaatkan Warga

Pertimbangan mengenai pembangunan kembali gedung-gedung tambahan juga terdapat dalam museum ini. Terdapat juga promosi mengenai penggunaan dua buah galeri warga. Promosi mengenai partisipasi dalam Museum Tomo No Kai sekaligus peningkatan dari aktivitas juga digalakan.

Penyebaran Informasi Secara Aktif

Museum ini memiliki hubungan masyarakat yang tepat di setiap bisnisnya. Museum ini juga melakukan analisis sekaligus penanggulangan mengenai jumlah pengunjung sekaligus kelompok umur dari masing-masing usaha. Kerja sama hubungan masyarakat dengan bangunan-bangunan lain sekaligus budaya juga dilakukan. Sosialisasi kegiatan dari museum secara keseluruhan juga diselenggarakan. Notasi bahasa asing untuk dipajang di dalam dan di luar gedung, sekaligus untuk kegiatan dari hubungan masyarakat juga digalakan.

Pemeliharaan Ruang Kenyamanan yang Nyaman

Museum ini menghasilkan amenity space yang nyaman, seperti sign plan, kemudian museum shop, dan sebagainya. Museum ini juga mengarahkan dirinya sebagai tempat bersantai untuk para warga kota. Notasi bahasa asing atau repost yang dipajang di dalam maupun di luar gedung, sekaligus kegiatan-kegiatan kehumasan juga digalakan. Perumusan sekaligus pemutakhiran dari manual manajemen krisis juga dilakukan di museum ini.

Selain melakukan hal-hal seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, museum ini juga melakukan upaya-upaya terkait pengelolaan museum secara umum kemudian juga penetapan tujuan sekaligus evaluasi mengenai usaha museum.

Bagaimana? Tentunya museum cukup sibuk, bukan, di sepanjang tahunnya? Dan hal ini tentunya membuat museum ini layak sekali untuk dihargai atas usaha-usahanya, baik untuk mensejahterakan warga, ataupun museum itu sendiri. Dan museum ini sangatlah menghargai seni sekaligus karya-karya seni yang ada lewat upaya-upaya nyata yang dilakukannya.

Lalu apa saja isi dari museum yang satu ini? 

Koleksi dari Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan

Pengunjung museum ini dapat melihat-lihat karya dalam koleksi di pameran koleksi yang terletak di gedung utama. Isi pameran dari museum ini bergantung pada pameran yang ada. Musem ini memperkenalkan beberapa dari koleksi museum yang berjumlah sekitar 7.500 karya. Karya-karya ini berasal dari Jepang maupun dari luar Jepang

Adapun seniman-seniman yang menampilkan karyanya disini adalah Imanishi Chutshu, kemudian Utagawa Kunisada, Utagawa Kuniyoshi, Utagawa Hiroshige, dan masih banyak lainnya. Sementara contoh seniman dari luar yang menampilkan karyanya disini adalah Pierre Bonnard, Emile-Antoine Bourdelle, Edger Degas, Claude Monet, dan sebagainya.

Tertarik untuk Mengunjungi Museum Seni yang Satu Ini?

Apabila Anda tertarik untuk mengunjungi museum yang satu ini, Anda dapat langsung mengunjunginya di 21-1 Nishi-Sayagata-machi, Tobata-ku, Kitakyushu-shi, Perfektur Fukuoka, Jepang. Museum seni ini dapat diakses selama 25 menit dengan menggunakan bus dari Stasiun Tobata (Turun di Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan). Demikian informasi mengenai Kita Kyushu Shiritsu Bijutsukan. Mengunjungi museum yang satu ini tentunya dapat memberikan kesan tersendiri bagi Anda. Apalagi museum yang satu ini juga sangatlah aktif dalam menggalakan upaya-upaya nyatanya yang tentunya akan berdampak positif bagi museum, warga kota, sekaligus pengunjung dari museum ini.

Semoga informasi mengenai museum seni yang satu ini dapat bermanfaat untuk Anda dan jangan lupa, akses terus website jepanginfo.co.id!

Terima kasih!

 


Lokasi



Museums
open closed : Closed: Mondays, New Years holidays'
fee : -
Adress Address: 21-1 Nishi-Sayagata-machi, Tobata-ku, Kitakyushu-shi, Fukuoka
Phone -