Kastil Kokura, Kastil dengan Arsitektur Karazukuri yang Langka   

facebook jepang info twitter jepang info google plus jepang info

Deskripsi

Ada banyak sekali kastil di Jepang, dan salah satunya yang patut dikunjungi adalah Kastil Kokura di Prefektur Fukuoka. Kastil ini memiliki arsitektur yang langka. Kastil-kastil di Jepang ini memiliki kemegahan, keindahan sekaligus karakteristiknya sendiri yang memiliki perjalanan sejarah yang begitu panjang.

Seperti apakah Kastil Kokura tersebut? 

Sejarah Kastil Kokura

Kastil Kokura atau Kokurajo merupakan sebuah kastil yang megah yang terletak di kota Kitakyushu, Perfektur Fukuoka, Jepang. Kemegahan ini ditandai dengan adanya pemandangan yang menakjubkan seperti sekitar tiga ratus pohon sakura yang mekar di musim semi, kemudian daun-daun berwarna-warni di musim gugur.

Kastil yang satu ini juga memiliki sejarah yang panjang sekali, seperti yang akan dipaparkan setelah ini. Untuk waktu yang lama, benteng dan kastil telah dibangun di kota Kokura. Benteng dan kastil ini menghadap langsung kepada Kanmon Channel sebagai sebuah kota yang penting untuk transportasi darat sekaligus laut. Dalam sejarah yang panjang, dikarenakan lokasinya yang sangat strategis, banyak peperangan yang telah terjadi untuk mendapatkan tanah Kokura ini. Sejarah dari kastil ini telah dimulai sejak keluarga Mori, yang merupakan sebuah keluarga yang kuat, yang memiliki bagian barat tengah dari Jepang, pada tahun 1569, membangun kastil di tempat yang sama pada saat ini. Sesudahnya, Takahashi Kanshu dan Mori Katsunobu tinggal di kastil tersebut. Hosokawa Tadaoki yang membuat sebuah perbedaan sebuah aktivitas untuk Pertempuran Sekigahara, pada tahun 1600, dipromosikan sebagai tuan tanah dari Kokura oleh penguasa tertinggi, yaitu Jenderal Ieyasu.

Pembangunan Kembali Kastil

Pada tahun 1602, Tadaoki mulai membangun kembali kastil. Pria ini  menghabiskan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikannya. Kemudian ia mengumpulkan banyak pedagang sekaligus pengrajin. Hal ini dilakukan untuk menyejahterakan kota kastil sebagai salah satu langkah politiknya. Bisnis perdagangan pun juga dikembangkan pada saat itu. Ia juga memproduksi Kokura Gion Festival di waktu yang sama. Kokura Gion Festival masih dibuka pada saat ini, tepatnya pada bulan Juli di setiap tahunnya. Setelah Tadaoki beserta dengan keluarganya pindah ke Kumamoto, Ogasawara Tadazane yang memiliki kerabat dengan cara menikah dengan Tadaoki, pada tahun 1632, secara turun temurun Tokugawa Daimyo menjadi tuan tanah baru. Pria tersebut, Ogasawara Tadazane, ditawari sebuah misi. Misi tersebut adalah untuk memeriksa keluarga-keluarga yang kuat di daerah Kyushu. Misi tersebut ditawari oleh Jenderal Tokugawa Iemitsu.

Pada periode ini, Kokura menjadi sebuah tempat yang penting. Kota ini menjadi sebagai titik awal untuk mengarah ke kota-kota penting lainnya yang terletak di Kyushu. Dan dikarenakan hal tersebut, Kastil Kokura beserta dengan kota itu menjadi makmur lebih banyak dibandingkan kota-kota yang lain. Di periode ini, ketika Tadazane dikendalikan, sebuah taman untuk tur melingkar dibuat. Sayangnya kastil beserta tamannya dibakar api pada tahun 1837. Dua tahun kemudian, kastil ini dibangun kembali, segangkan untuk menara kastil tidak dibangun kembali.

Akhir periode Edo, Kokura menjadi basis pertama untuk menyerang Klan Chosu. Klan yang satu ini dipengaruhi terhadap Tokugawa. Dalam perang, Klan Kokura sekaligus Kumamoto berjuang secara berani. Sayangnya klan-klan Kyushu lainnya pasif untuk perang. Pada tahun 1866, tuan penguasa feudal beserta tentara yang berasal dari Kokura membakar kastil. Hal ini dilakukan untuk mengungsi. Pasukan No.14 Jepang, pada tahun 1878, yang ditempatkan di Kastil Kokura, diberangkatkan ke Perang Seinan. Hal ini dilakukan oleh seorang jenderal bernama Nogi. Setelah itu, kastil itu menjadi markas besar dari pasukan Jepang No. 12 brigade kemudian No.12 Divisi. Setelah Perang Dunia II, kastil ini disita oleh tentara-tentara Amerika. Tetapi kemudian kastil ini dikembalikan pada tahun 1957.  Pada tahun 1958, atas permintaan kuat dari warga, menara kastil dibangun kembali. Donjon dari kastil ini dibangun kembali pada tahun 1959 dan bangunan kastil benar-benar dipulihkan pada tahun 1991.

Bagian Arsitektur Kastil Kokura

Menara kastil, yang disebut dengan Karazukuri-no-tenshu ini, tidak memiliki sebuah tudung antara lantai empat dengan lantai limanya. Oleh karena itu, karakteristik dari Karazukuri-no-tenshu dari kastil ini adalah lantai lima memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan lantai empat. Dan dikatakan, gaya arsitektur Karazukuri yang ada pada kastil ini merupakan satu-satunya di negara Jepang, membuat gaya arsitektur ini menjadi langka sekali. Selain itu, batu-batu yang dipotong tidak pernah digunakan untuk membangun dinding-dinding batu di kastil ini. Hanya dengan batu-batu alam, dinding-dinding dari kastil tersebut dibuat. Oleh karena itu kastil terlihat sederhana namun terlihat sangat indah.

Halaman kastil sekarang dikenal sebagai Taman Katsuyama. Taman Katsuyama ini merupakan sebuah tempat bunga sakura populer yang biasanya mekar di sekitar awal April. Arsitektur tradisional dari kastil ini sendiri memberikan kontras visual yang menarik, bersama dengan pusat perbelanjaan sekaligus hiburan modern yang bertetangga dengannya. Kastil tampaknya dari luar tetap memiliki empat lantai, tetapi sebenarnya kastil ini memiliki lima lantai di dalamnya. Interior modern dari kastil ini juga memperkenalkan sejarah lokal dengan menampilkan zona interaktif sekaligus teater kecil. Pengunjung dapat memperoleh pengalaman langsung sekaligus visual dari kehidupan kastil di masa lalu.

Lantai Satu Kastil

Lantai satu dari kastil ini merupakan Floor History Area. Lantai ini menampilkan materi penting mengenai sejarah, budaya kota kastil, kemudian Kokura dan penguasa kastil Kokura. Selain itu di lantai ini juga terdapat Model of Kokura Castle. Model of Kokura Castle ini merupakan model di masa lalu yang dibuat oleh sebuah pelabuhan perdagangan dengan menggunakan 1500 boneka kecil yang terbuat dari kertas Jepang.

Lantai Dua Kastil

Lantai dua merupakan Floor Experience Area. Disini pengunjung kastil dapat mengalami sekaligus menikmati kastil selama di periode Edo. Di lantai ini juga terdapat tandu daimyo. Tandu ini digunakan untuk membawa seorang tuan penguasa. Pengunjung dapat merasakan tuan penguasa di dalam tandu bergerak naik dan turun. Selain itu, pengunjung dapat melihat boneka mekanik yang sedang memeragakan strategi Shimabara-no-Ran, yaitu strategi pertemuan malam sebelumnya sebelum keberangkatan menuju garis depan.

Lantai Tiga Kastil

Lantai tiga dari kastil ini merupakan Floor Image Area. Pengunjung dapat menikmati melihat grafik komputer yang terdapat di layar lebar dengan boneka mekanik yang langsung berbicara. Selain itu juga terdapat Karakuri Theater. Disini, film kartun Kokura Castle Story yang tayang selama sepuluh menit kemudian Hikyaku-no Gen-san’s Kokura Castle Story yang tayang selama lima belas menit, muncul.

Lantai Empat Kastil

Lantai empat dari kastil ini merupakan Floor Exhibition Area. Lantai ini menampilkan item-item tampilan mengenai kota Kitakyushu beserta dengan warganya.

Lantai Lima Kastil

Lantai lima dari kastil ini merupakan Floor Perspective Area. Pengunjung dapat melihat pandangan panaroma kota di bawahnya. Dan juga terdapat informasi disini. Selain itu, sebuah taman Jepang kecil, bersama dengan kolam dan kastil yang tetap dijaga sebagai sebuah pemandangan dipinjam (scenery borrowed) dibuka pada tahun 1998 di halaman kastil. Taman ini dapat dilihat dari bangunan bergaya Shoin tradisional bersama dengan beberapa kamar tataminya.

Fitur desain yang menarik di kamar-kamar yang ada di kastil ini adalah batas-batas kain yang terdapat di sepanjang tepi tikar dari tatami. Batas-batas kain di sepanjang tikar dari tatami ini memberikan indikasi mengenai status dari penghuni ruangan. Sebagai contoh, tuan yang berkuasa akan menempati ruangan dengan desain berupa tepi tatami yang berukuran lebih besar. Selain itu, kastil ini juga memiliki dua parit dan tiga benteng utama yang berada di pusatnya.

Apakah Tertarik untuk Mengunjungi Kastil Kokura ?

Apabila Anda tertarik untuk mengunjungi kastil yang satu ini, Anda dapat langsung mengunjunginya di 2-1 Jonai, Kokura-Kita-ku, Kita-Kyushu-shi, Perfektur Fukuoka, Jepang. Anda dapat mengakses kastil ini dengan berjalan kaki selama lima belas hingga dua puluh menit ke arah barat daya dari Stasiun Kokura.

Jam buka dari kastil ini adalah pukul 09.00 AM hingga pukul 18.00 PM, tetapi akan buka hanya hingga pukul 17.00 PM mulai dari bulan November hingga Maret. Biaya masuk yang dibutuhkan untuk masuk ke kastil ini adalah 350 yen, kemudian 350 yen jika hanya ingin masuk ke taman saja, dan 560 yen jika ingin masuk ke kastil beserta dengan tamannya. Biaya masuk menjadi tujuh ratus yen jika ingin mengunjungi kastil, taman, beserta Matsumoto Seicho Memorial Museum yang terletak di sekitarnya.

Demikian informasi mengenai Kastil Kokura beserta informasi-informasi bermanfaat menarik lainnya. Semoga informasi mengenai kastil ini bermanfaat dan jangan lupa akses terus website jepanginfo.co.id.

Terima kasih!


Berjalan

[Walk]JR Nishikokura Station/On foot/10 min.


Lokasi



Kastil atau Istana
open closed : Closed: Open throughout the year
fee : 350 yen
Adress 2-1 Jonai, Kokura-Kita-ku, Kita-Kyushu-shi, Fukuoka
Phone -