Senshu Park | Keindahan Taman Empat Musim di Perfektur Akita

facebook jepang info twitter jepang info google plus jepang info

Deskripsi

Senshu Park salah satu taman terbaik di Jepang, dikarenakan cherry blossom-nya. Seperti apakah salah satu taman terbaik Jepang ini sebenarnya? Yuk, disimak!

Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki empat musim. Lalu bagaimana jika ada sebuah taman yang dapat mencerminkan empat musim tersebut?

Senshu ParkTaman Seribu Tahun

Begitu keluar dari stasiun Akita dan berjalan kaki kurang lebih sepuluh menit, pepohonan dari Taman Seribu Tahun ini akan langsung terlihat. Terletak tidak jauh dari stasiun, tidak ada yang menyangka bahwa taman tersebut dulunya merupakan sebuah kastil yang dibangun oleh salah satu klan samurai terkuat di zamannya.

Sekarang taman ini merupakan salah satu dari seratus taman paling cantik di Jepang, dan tentunya hal ini terjadi dikarenakan sesuatu!

Apakah itu? Yuk, disimak!

Pesona Senshu Park!

Taman ini memesona pengunjungnya dengan perubahan pemandangan yang merefleksikan empat musim Jepang sepanjang tahun.

Mulai dari tengah bulan April hingga akhir bulannya, di setiap tahunnya, sebanyak 730 pohon cherry blossom bermekaran.  Dikarenakan hal tersebut, taman ini dipilih sebagai salah satu dari seratus lokasi terbaik untuk melihat cherry blossom di Jepang. Festival spring atau cherry blossom pun diadakan selama musim semi dan tradisi budaya Jepang Hanami juga dapat dilakukan.

Tontonan memesona lain yang ditawarkan oleh taman adalah semak-semak Azalea yang mekar membentuk kolam Kogetsu. Hal ini terjadi di mulai dari tengah bulan Mei hingga akhir bulan tersebut.

Bunga-bunga teratai mengapung di air di parit Otemon (gerbang tengah) di akhir bulan Juli. Daun-daun musim gugur berwarna merah tua berguguran di gerbang kastil Kubota atau tempat lainnya di taman, dan terakhir, pemandangan musim dingin bersalju. Selama musim dingin, tradisi musiman di taman ini adalah Yukitsuri yaitu melilitkan tali-tali atau kawat di sekitar pohon yang berguna untuk melindungi mereka dari salju.

Berjalan-Jalan di Taman Senshu 

Saat berjalan menuju Taman Seribu Tahun ini, beberapa kolam berbentuk persegi panjang akan ditemukan. Kolam-kolam persegi panjang ini terisi dengan bunga-bunga teratai pada musim semi dan air yang membeku yang padat pada musim dingin. Kolam-kolam persegi panjang ini merupakan sisa-sisa dari sebuah parit kastil milik klan samurai Satake yang kuat.

Untuk apa parit-parit itu? Tentu saja untuk menjaga kastil!

Meskipun kastil klan tersebut telah lama dihancurkan, rekonstruksi ulang sebuah gerbang kastil sekaligus sebuah menara pengawasnya di titik tertinggi taman, sangat membantu membayangkan seperti apa area ini terlihat di masa lalu yang sebenarnya tidak terlalu jauh.

Berjalan di sekitar taman sendiri akan membuat diri merasa seperti bersatu dengan alam. Ada banyak pepohonan dan bunga-bunga yang menyebabkan banyaknya area rindang di taman ini. Udara di taman ini sangat segar dan bersih. Taman ini juga memiliki bangku-bangku untuk diduduki, jalur untuk pejalan kaki, dan papan-papan tanda.  Hampir setiap hari, taman ini memiliki sedikit pengunjung, namun hal ini menyebabkan ada banyak area di taman ini yang dapat dipergunakan untuk bersembunyi, berbicara dengan teman, atau bahkan mencuri sebuah ciuman.

Di musim semi, taman ini menjadi lebih hidup dengan warna-warni putih dan pink dari bunga cherry blossoms. Keluarga, teman, berpiknik dan minum hingga jauh setelah matahari terbenam, menikmati suasana menyenangkan tersebut.

Taman ini juga merupakan rumah bagi kuil dan shrine khusus taman tersebut. Ucapkan “Good Luck” pada saat tahun baru di tempat ini, kemudian bunyikan lonceng kuil!

Nikmati Sejarah Sembari Berjalan-Jalan

Sembari berjalan-jalan di taman, pengunjung dapat menikmati sejarah melalui spot-spot yang ada di sekitar taman.

Moat

Otemon (gerbang tengah) moat atau parit gerbang tengah dan Anamon (gerbang samping) moat atau parit gerbang samping, menghadap langsung jalan Hirokoji, dari stasiun Akita yang terletak hanya sepuluh menit berjalan kaki dari taman.  

Sembari mengingat-ingat kembali zaman Edo, parit-parit  itu sekarang  mencerminkan dedaunan hijau dari Senshu Park. Dulunya parit-parit tersebut merupakan pelindung kastil Kubota.

Ninomaru Square

Dengan mengikuti jalan Nakadobashi, kemudian jauh ke atas bukit, akan membawa menuju Ninomaru Square. Area ini memiliki halaman rumput dan gazebo yang luas.

Plaza ini dulunya merupakan tempat pemimpin dari klan Akita dikatakan telah menonton banyak pertunjukan, seperti pertunjukan Noh, festival tarian Bon, dan pertunjukan-pertunjukan menarik lainnya. Sekarang, tempat ini merupakan tempat untuk berekreasi sekaligus rileksasi.

Akita City Satake Historical Museum

Satake Historical Museum merupakan museum yang memperkenalkan pekerjaan administrasi zaman feudal di Akita, dengan cara memamerkan bahan materi yang berhubungan dengan kekuasaan Akita dan klan Satake.

Klan Satake sendiri yang merupakan sebuah keluarga terhormat yang diturunkan dari klan Minamoto, adalah salah satu dari klan yang tertua sekaligus paling bergengsi di Jepang. Museum ini juga merupakan sumber terbaik untuk sejarah klan Satake sekaligus asal usul kota kastil tersebut.

Omonogashira-gobansho Guard House

Bangunan ini merupakan bangunan milik pemerintah yang tersisa di dalam kastil Kubota dan telah ada sejak zaman pemerintahan feudal. Meskipun kastil Kubota dibakar pada periode Meiji, bangunan ini masih ada sampai sekarang.

Fungsi dari bangunan ini sebagai pos penjaga, dimana samurai yang memimpin pasukan prajurit akan melakukan hal-hal seperti, membuka dan menutup  gerbang Ninomaru (gerbang Nagasaka), menjaga kastil, hingga memadamkan api.

Kubota Castle’s Osumiyagura Turret

Pada awalnya, terdapat delapan menara kecil yang berada di dalam kastil Kubota. Salah satu menara kecil ini telah direproduksi di sebuah bukit di sebelah utara kastil.

Menara kecil Osumiyagura merupakan menara kecil yang vital yang berfungsi untuk melindungi kastil Kubota, sekaligus sebagai tempat pengintaian dan gudang senjata.

Sekarang, menara kecil Osumiyagura merupakan sebuah simbol yang familiar dari Taman Seribu Tahun ini, dengan observasi deck-nya yang menyediakan pemandangan  indah kota di bawahnya. Menara kecil ini dipulihkan pada tahun 1989.

Kubota Castle’s Main Gate

Gerbang ini merupakan gerbang utama berukuran besar di sebuah lokasi yang kritis. Gerbang ini pernah berfungsi sebagai pintu masuk kastil. Sekarang, gerbang ini telah direproduksi kembali sebagai gerbang kayu dengan dua lantai beratapkan genteng dengan berdasarkan gambar dan dokumen sejarah. Gerbang ini dipulihkan pada tahun 2001.

Gerbang ini dilindungi dengan sangat baik. Memiliki sebuah kantor pelayan yang ditugaskan dengan penjagaan, pengaturan gerbang yang berlokasi di sebelah selatan,  Omonagashira-gobansho Guard House dan Guard Station dibawah, untuk mengawasi penyusup.

Yojiro Inari Shrine

Shrine ini didedikasikan untuk legenda menyedihkan Yojiro the Fox atau Yojiro si Rubah. Legenda ini terjadi antara pemimpin pertama klan Akita yaitu Satake Yoshinobu dengan si rubah.

Pada intinya, Yojiro si rubah yang muncul di hadapan Satake Yoshinobu meminta tempat untuk tinggal, dikarenakan pembuatan kastil Kubota di gunung Shinmei (saat ini menjadi Senshu Park), telah memindahkannya.

Apabila Yoshinobu menyetujuinya, rubah itu akan melayaninya. Yoshinobu pun setuju, ia memberi rubah itu tempat di dekat kebun teh, dan memanggil rubah itu sebagai Pelindung Kebun Teh Yojiro.

Yojiro si Rubah pun melayani Yoshinobu dengan cara yang amat sangat mengagumkan sebagai pesuruhnya. Tetapi sayangnya, Yojiro si Rubah jatuh ke dalam sebuah perangkap yang dipersiapkan oleh pesuruh-pesuruh lain, yang telah kehilangan pekerjaannya dan rubah itu pun dibunuh.

Semangat Yojiro si Rubah tersebut oleh Yoshinobu sendiri diabadikan dalam kuil Yojiro Inari Shrine.

Hal Terbaik dari Senshu Park!

Selain itu, hal terbaik dari Senshu Park versi diri Anda sendiri!

Sebagai contoh, di Ninomaru, Anda dapat membeli barang-barang Akita Dog, es krim lembut dengan cone, souvenir, dan barang-barang lainnya.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi Hachiman Akita Shrine dan membeli kertas keberuntungan Hato (Dove) setelah berdoa. Kemudian kunjungi kedai teh Sen’an yang menyajikan teh-teh otentik dengan suasana tenang yang terletak di sudut taman.

Demikian informasi mengenai Senshu Park!

Pemimpin pertama dari klan Akita, yaitu Satake Yoshinobu, dipaksa pindah dari Hitachi menuju Akita pada tahun 1602 dan hal ini terjadi setelah perang Sekigahara.

Di Akita, di tahun selanjutnya, ia membangun Kastil Kubota. Reruntuhan dari kastil ini sekarang merupakan Senshu Park.  

Kastil Kubota dulunya merupakan sebuah low-mountain kastil, tanpa menara, dan hampir tanpa dinding tembok di sekelilingnya. Kastil low-mountain ini dikelilingi oleh parit-parit, juga pekerjaan tanah. Parit-parit yang terisi air sekarang merupakan sisa dari masa-masa kejayaan kastil tersebut.

Di periode Meiji, tanah peninggalan kastil Kubota ini diubah menjadi sebuah kebun bernuansa Jepang yaitu Taman Seribu Tahun ini, dengan berdasarkan desain arsitek landscape Jepang sendiri yaitu, Nagaoka Yasuhei.

Semoga semua informasi yang terdapat dalam artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin, sedang, atau akan berada di Jepang. Dan jangan lupa untuk selalu mengakses jepanginfo.co.id. Terima kasih!

 


Lokasi



Japanese Gardens & Parks
open closed : Hours open to visitors: Turret opening hours: 09:00 - 16:30Closed: December - March
fee : Admission Fee: Entry fee for the Osumiyagura turre
Adress Address: 1-1 Senshu Park, Akita City, Akita
Phone Phone: 018-832-7941 (Akita Cit