Bairin-Ji Temple, Kuil Buddha dengan Pohon-Pohon Plum yang Indah

facebook jepang info twitter jepang info google plus jepang info

Deskripsi

Wihara Buddha ini memiliki pohon-pohon plum yang mengagumkan di halamannya. Wihara tersebut adalah Bairin-Ji Temple. Layaknya sebuah kepercayaan, agama Buddha pun pastinya memiliki kuil. Kuil-kuil ini dipergunakan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan beribadah, namun tak jarang juga kuil-kuil ini memiliki gaya arsitektur tersendiri yang layak sekali untuk dinikmati. Salah satu kuil agama Buddha di Jepang yang dapat dikunjungi adalah Bairin-Ji Temple. Kuil Buddha yang satu ini terletak di kota Kurume, Perfektur Fukuoka, Jepang.

Seperti apakah Bairin-Ji Temple tersebut?

Yuk, disimak liputannya!

Bairin-Ji Temple

Bairin-Ji Temple merupakan sebuah kuil Rinzai yang telah ada sejak abad ke tujuh belas. Kuil yang satu ini terletak di kota Kurume, Perfektur Fukuoka, Jepang. Rinzai sendiri merupakan salah satu dari tiga sekte Zen yang terdapat dalam Buddhisme Jepang. Sekte yang satu ini berdampingan dengan dua sekte lainnya yaitu sekte Soto dan sekte Obaku.

Kuil yang satu ini masih aktif dengan praktik ajaran Myoshinji agama Buddha Rinzai Zen-nya. Myoshinji sendiri merupakan sebuah kompleks kuil yang terdapat di Kyoto, Jepang, dan merupakan kuil kepala cabang yang terkait dengan Buddhisme Zen Rinzai.

Sejarah Bairin-Ji Temple

Kuil bersejarah yang satu ini dikenal sebagai dojo pertapa perwakilan Kyushu. Kuil ini juga merupakan kuil keluarga dari Klan Arima. Klan Arima sendiri merupakan klan yang pernah memegang domain di atas Kurume. Kuil ini didirikan ketika tuan penguasa feudal pertama Kurume, yaitu Toyoji Arima, memindahkannya dari lokasinya sebelumnya yang terletak di Tanba-Fukuchiyama. Nama sebelumnya dari kuil ini adalah Zuigan-ji. Pada tahun 1620, Arima Toyoji yang dipindahkan dari Domain Fukuchiyama yang terletak di Provinsi Tanba ke Domain Kurume, mulai pindah ke lokasi ini alias Kurume, pada tahun berikutnya yakni pada tahun 1621. Kemudian kuil tersebut berganti nama menjadi Bairin-Ji. Dan nama ini dikaitkan dengan nama anumerta dari ayahnya, Noyori, yaitu Bairin’in-den. Kuil ini juga menjadi makam dari Domain Kurume secara berturut-turut. Di samping itu, juga masih terdapat makam Klan Arima, dan hal ini termasuk juga Toyoji Arima.

Bagian-Bagian Bairin-Ji Temple

Gerbang bergaya karamon yang berdiri menuju ke kuil bagian dalam relief-work-nya memberikan bagian depan dari kuil sebuah penampilan yang bermartabat. Sementara makam dan makam nenek moyang dari Arimateri sendiri (yang dimulai dari pendiri kuil, Toyoji) terletak di sebuah hutan pinus kecil yang damai di belakang kuil. Ini merupakan sebuah pemandangan yang harus dilihat.

Kuil ini juga merupakan rumah bagi enam ratus artefak, dan hal ini termasuk gulungan gantung Shaka Sanzon yang ditunjuk sebagai Properti Budaya Penting, serta lukisan Gunung Fuji yang dilukis oleh Korin Ogata, kemudian layar lipat yang dibuat oleh Tohaku Hasegawa, dan lukisan fusuma yang merupakan pintu geser Jepang dalam gaya Kano. Cocok sekali untuk sebuah kuil yang nama kanjinya berarti Hutan Bunga Plum, Gaien, sebuah taman luar yang lokasinya terletak bersebelahan dari Bairin-ji, dipenuhi dengan berbagai bunga plum. Semuanya seolah bersaing untuk mencari perhatian penduduk setempat yang datang kesini dengan tujuan untuk bersantai.

The Plum Blossom Garden yang berarti Gaien, sementara Bairin-ji yang memiliki arti bunga plum, namun kuil ini tidak dinamai demikian dikarenakan bunga plum yang terdapat di kuil ini. Bahkan wihara yang satu ini diberi nama oleh Toyoji Arima. Toyoji menerima tanah ini sebagai hadiah dari usahanya dalam pertempuran Sekigahara. Kemudian ia pindah kuil keluarga yang terdapat disini dari Zuigan-ji yang terletak di Tanba-Fukuchiyama. Kuil ini pun berganti nama menjadi kuil Bairin setelah nama Buddha anumerta dari ayahnya.

Hal yang Dapat Dinikmati di Bairin-Ji Temple

Meditasi Zazen

Para biksu yang terdapat di seluruh Jepang berkumpul di Wihara Buddha Bairin-ji yang terletak di pusat Kurume ini. Mereka melakukan ini khusus untuk melakukan pelatihan meditasi Zen yang terbuka untuk anggota masyarakat yang membayar. Para peserta pelatihan dari meditasi ini akan mempraktikkan meditasi Zazen, dan hal ini juga dilakukan sekaligus dengan berbagi makanan serta tugas dengan para biksu lain sebagai bagian dari bentuk pelatihan yang disebut dengan samu atau Zazen bergerak.

Bunga Sakura di Bairin-Ji Temple

 Nama wihara ini, yaitu Bairin-ji, memiliki arti berupa Wihara Hutan Plum Kecil. Hal ini tidak mengherankan dikarenakan taman luar dari wihara ini terkenal sekali dengan pohon-pohon plum-nya. Jumlah pohon plum yang tumbuh di taman ini sekitar lima ratus batang pohon plum. Pohon-pohon plum ini, pada tahun 1958, disumbangkan oleh penduduk setempat. Bunga-bunga pohon plum ini bermekaran pada pertengahan bulan Februari hingga pertengahan bulan Maret. Dan hal ini menambahkan nuansa berwarna merah muda sekaligus putih yang terletak di lingkungan wihara. Bunga-bunga ini cukup semerbak, dan banyak sekali pengunjung yang datang. Pengunjung yang datang, datang dengan niat untuk menikmati secangkir teh sekaligus cemilan di bawah pohon-pohon yang sedang berbunga.

Tentunya mengunjungi wihara yang satu ini dengan tujuan untuk melihat bunga-bunga indah yang sedang bermekaran merupakan sebuah hal yang menyenangkan.

Aset Budaya yang Melimpah

Wihara Buddha yang satu ini juga merupakan sebuah tempat penyimpanan bagi sekitar enam ratus aset budaya, seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. Koleksi aset dalam wihara ini termasuk gulungan gantung sutra tiga Buddha yang berjudul Shaka Sanzon, dan sebuah lukisan Gunung Fuji yang dilukis oleh pelukis terkenal pada zaman Edo, yaitu Ogata Korin. Bagian belakang dari wihara Buddha yang satu ini juga menjadi tempat makam sekaligus mausoleum bagi para penguasa wilayah Kurume.

Jadi, selama berada di wihara Buddha yang satu ini Anda dapat melakukan wisata budaya dan tentunya hal ini sangatlah menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk Anda.

Mengunjungi wihara Buddha yang satu ini tentunya akan memberikan kesan tersendiri bagi Anda. Wihara Buddha yang satu ini memiliki pesonanya sendiri, melebihi seluruh bunga yang terdapat dalam wihara ini. Wihara ini dapat memberikan kedamaian sekaligus ketenangan pada Anda, layaknya sebuah tempat peribadatan sebuah agama. Anda dapat menemukan point of view baru, kedamaian, sekaligus ketenangan di wihara Buddha yang satu ini.

Bagaimana? Tertarik untuk Mengunjungi Wihara Buddha yang Satu Ini?

Apabila Anda tertarik untuk mengunjungi wihara Buddha yang satu ini, Anda dapat mengunjunginya di Kyo-machi 209, Kurume-shi, Perfektur Fukuoka.

Wihara ini dapat diakses dengan menggunakan kereta api yang dilanjutkan dengan lima menit berjalan kaki dari Stasiun Kurume.

Setelah mengunjungi wihara Buddha yang satu ini, tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat-tempat menarik lain yang terletak di kota Kurume. Kurume sendiiri memiliki pesona-pesona lainnya sendiri yang layak sekali untuk dinikmati.

Menikmati Koleksi Seni Kontemporer

Koleksi seni kontemporer negara Jepang terbaik dapat ditemukan di Museum Seni Ishibashi. Seniman-seniman yang ditampilkan dalam museum yang satu ini termasuk Aoki Shigeru, kemudian Sakamoto Hanjiro, dan Koga Harue. Semua seniman-seniman ini berada di garis depan dari gerakan lukisan Jepang kontemporer sekaligus penduduk kota Kurume.

Melihat, Membeli, dan Memahami Local Craft

Kurume dikenal dengan Kurume Kasuri. Kurume Kasuri merupakan kain katun indigo-dyed yang telah ditetapkan sebagai Aset Tak Berwujud Penting Nasional sekaligus Produk Kerajinan Tradisional. Kurume Kasuri berasal dari bagian akhir abad ke delapan belas. Seni kerajinan tradisional yang satu ini telah digunakan di seluruh Jepang untuk membuat pakaian kerja kasual. Beberapa toko dari seni kerajinan tradisional ini masih membuat kain dengan menggunakan metode-metode tradisional, sebuah proses yang membutuhkan waktu berbulan-bulan kerja. Toko-toko lain telah menggunakan mesin untuk proses menciptakan pola-pola baru sekaligus gaya-gaya pakaian ter-up-to-date.

Rantai Lacquareware merupakan sebuah local craft lain yang berasal dari kota Kurume. Ware bambu tradisional ini terbuat dari bambu yang ditanam secara lokal yang terbelah. Kemudian bambu ini ditenun lalu berulang kali dilapisi dengan pernis. Rantai Lacquareware juga hadir dalam banyak varietas dan hal ini termasuk sumpit dan kursi. 

Menikmati Makanan dan Minuman

Kurume merupakan rumah bagi beberapa hidangan yang sangat terkenal. Ini merupakan legenda lokal bahwa ramen tonkotsu, kemudian sup kaldu babi, sekarang sangat terkait erat dengan Fukuoka, ditemukan di kota Kurume, dan restoran yang menyajikan hidangan tersebut dapat ditemukan di seluruh penjuru kota.

Kota Kurume memiliki jumlah toko yakitori dengan per kapita tertinggi, dengan delapan restoran per sepuluh ribu penduduk. Daging panggang arang merupakan spesialisasi dari kota dan acara reguler sering diadakan di kota untuk merayakan hidangan-hidangan tersebut.

Demikian informasi mengenai Bairin-Ji Temple beserta informasi-informasi bermanfaat dan menarik lainnya. Yang jelas, mengunjungi wihara Buddha yang satu ini, kemudian dilanjutkan dengan menikmati aneka variasi hal-hal menarik yang ditawarkan oleh kota Kurume, tentunya dapat memberikan kebahagiaan tersendiri. Semoga informasi mengenai wihara Buddha yang satu ini dapat bermanfaat bagi Anda dan jangan lupa akses terus website jepanginfo.co.id.

Terima kasih!


Lokasi



Shrines, Temples & Churches
open closed : -
fee : -
Adress 209 Kyo-machi, Kurume-shi, Fukuoka
Phone 0942-33-4422(Kurume City Touri