Kashii-Gu Shrine, Kuil yang Berhubungan dengan Keluarga Kekaisaran

facebook jepang info twitter jepang info google plus jepang info

Deskripsi

Kuil Shinto Kashii-Gu Shrine. Shrine yang satu ini memiliki hubungan yang mendalam dengan keluarga kekaisaran dan memiliki arsitektur yang unik dan menarik. Negara Jepang memiliki banyak sekali hal unik sekaligus menarik yang dapat dinikmati. Salah satu hal yang dapat dinikmati dari negara ini adalah shrine-shrine-nya. Terdapat satu shrine menarik yang layak sekali untuk dikunjungi.

Shrine tersebut adalah Kashii-Gu Shrine. Shrine yang satu ini memiliki hubungan yang mendalam dengan keluarga kekaisaran. Shrine ini juga memiliki gaya arsitektur yang unik dan ini merupakan salah satu daya tarik utama dari shrine ini.

Seperti apakah Kashii-Gu Shrine tersebut? 

Kashii-Gu Shrine

Kashii-Gu Shrine merupakan sebuah shrine yang terletak di Kashii, Higashi-ku, Fukuoka-shi, Perfektur Fukuoka, Jepang. Kuil ini merupakan sebuah kuil Shinto yang didedikasikan untuk Kaisar Nakai, kemudian Permaisuri Shingo, dan anaknya, Kaisar Ojin. Dikatakan bahwa melihat torii yang bagus sekaligus lahan yang luas namun dipangkas dengan baik dalam kuil Shinto yang satu ini, pengunjung dari shrine dapat merasakan bahwa shrine tersebut telah secara hati-hati diturunkan dari zaman kuno hingga sekarang oleh penduduk setempat.

Layaknya shrine-shrine yang lain, shrine ini juga memiliki sejarah di baliknya.

Sejarah Kashii-Gu Shrine

Ini merupakan sebuah cerita tentang waktu yang lama. Kaisar Nakaai, yang merupakan putra dari pahlawan Yamato Takeru, menjadi pasangan yang sudah menikah dengan Permaisuri Shingo. Permaisuri Shingo merupakan seorang permaisuri yang kuat sekaligus cantik. Mereka berdua menghabiskan waktu di Kashii.

Suatu hari, Kaisar Naakai menyentuh murka Tuhan. Kaisar ini meninggal dunia. Permaisuri Shingo menahan kesedihannya. Ia berpakaian seperti pria dan bukan berpakaian seperti seorang kaisar. Ia pergi menyeberangi laut, membangun cinta di Kashii untuk suami tercintanya. Setelah itu, seorang anak laki-laki lahir dari pasangan tersebut. Anak laki-laki tersebut, terlahir sebagai seorang master busur, mewarisi darah kakek dan ibunya, memenangkan banyak permainan, mengambil alih kehendak ayahnya, dan menjadi Kaisar Ojin.

Kaisar Ojin unggul dalam seni bela diri. Beliau juga meletakkan dasar budaya Jepang. Ia juga menjadi dewa dari sebuah kuil yang disebut dengan Kuil Hachimangu yang tersebar di seluruh negeri.

Kashii-Gu Shrine merupakan asal tahun ke sembilan atau dua ratus Kaisar Nakaai, dimana Permaisuri Shingo bersama dengan yang lainnya, membangun sebuah kuil, untuk mengabadikan roh suci dari Kaisar Nakaai. Kuil Permaisuri Shingo sendiri selesai pada tahun 724 oleh Istana Kekaisaran, oleh oracle permaisuri sendiri dalam tujuh tahun yoro mantan Kaisar Masashi. Dan Istana Kekaisaran menciptakan pembangunan kuil, dan pembangunan kuil tersebut disebut dengan Mausoleum Kashii dan hal ini bersama dengan dua istana ini. Sejak era Meiji, dua istana ini telah disebut dengan Kanshi Taisha Kashiinomiya, dan setelah perang hal tersebut disebut dengan Kashiinomiya.

Bagian Arsitektur Kashii-Gu Shrine

Shrine yang satu ini juga memiliki bagian-bagian yang layak sekali untuk dicermati. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Pohon Suci Ayasugi

Permaisuri Shingo kembali dari San Korea. Ia mengubur tiga jenis harta pedang, yaitu hoko, kemudian tongkat, dan cabang cedar, yang telah dimasukkan ke dalam lengan baju besi. Semuanya kemudian dimakamkan bersama dengan doa yang dipanjatkan. Ia mengatakan, “Pagi ini harus dilindungi untuk selamanya.” Dikarenakan daun tersebut tumbuh secara bergantian layaknya seperti aya, akhirnya disebut dengan Cedar Aya. Dan daun cedar telah disajikan ke istana kekaisaran sejak tahun-tahun kuno  yang lalu sebagai simbol perlindungan.

Kuil Utama Kashiizo

Kuil utama dibangun pada tahun 724 dan dibangun kembali oleh tuan penguasa feudal Fukuoka ke sepuluh, Nariyoshi Kuroda, dan merupakan kuil dengan satu-satunya gaya arsitektur di Jepang yang disebut dengan Kashiizo. Atap gable terhubung langsung dengan rumit ke Irimonya-zukuri, kemudian gables chidori besar yang terletak di bagian depan, lalu jalan masuk kiri dan kanan. Ini juga telah menjadi sebuah struktur yang kaya akan variasi.

Tempat Asal Kashiinomiya Furumiya

Situs Kuil Kashi-Nigu, dimana Kaisar Nakaai merupakan sebuah basis perlindungan yang bersifat nasional. Pohon suci Kashii, yang dulunya disebut dengan Makam Kashii dan kini menjadi nama dari sebuah tempat, tetap disini hingga hari ini.

Air Tua

Dikatakan bahwa bawahan yang bernama Takeuchi Shukujo, yang menarik air musim semi ini sekaligus memeriksa makanan beserta dengan sake dari Kaisar Nakaai dan Permaisuri Shingo, mampu mempertahankan umur panjangnya hingga lebih dari tiga ratus tahun.

Utusan Kekaisaran

Bagian ini disebut dengan utusan kekaisaran dikarenakan merupakan jalan bagi utusan kaisar. Selain itu juga terdapat pemandangan Kusunoki yang sangat sindah. Upacara seperti upacara shinko juga diadakan setiap dua tahun sekali.

Gerbang

Gerbang ini dibangun kembali pada tahun 1901 oleh proyek Oenkai dengan struktur kayu putih berserta dengan atap kulit Hinoki multilayer. Dinding pada otot kiri dan kanan merupakan lima garis yang menunjukkan peringkat tertinggi dari kuil dan kuil itu sendiri.

Utusan Kekaisaran

Ini adalah bangunan yang akan digunakan ketika utusan kekaisaran berkunjung. Hingga periode Edo, keluarga Daiguji beserta dengan tempat tinggal takeuchi digunakan sebagai saikan.

Shobu Pond dan Kazaitensha

Dikatakan bahwa Ichikishima Himemei yang berasal dari Nakanoshima dan Kazaitensha di kolam memiliki kebajikan. Kebajikan tersebut berupa keberuntungan, kemudian undangan keberuntungan, dan hiburan-hiburan meningkat. Awal Juni merupakan waktu terbaik untuk melihat hanashobu.

Tongu

Ini merupakan sebuah tongu dimana prosesi mikoshi berhenti pada upacara shinko yang dilakukan setiap dua tahun sekali. Di Monumen Manyo, puisi waka ditulis oleh wisatawan-wisatawan Otome dan yang lainnya menulis sebuah Kashiigata terukir.

Tonggak

Ini merupakan batu tanda berharga dari tempat ordo upacara ibadah utusan kekaisaran sekaligus marsekal. Lima tempat pun ditampilkan, diantaranya yaitu Gotosho, kemudian Gote-mizusho, disusul dengan Goryosho dan Gokensho, lalu Guardo-i-isho.

Kuil Mishima dan Kashiihama

Kuil Kashiihama diabadikan oleh Kuil Mishima. Kuil Mishima merupakan sebuah kuil terakhir yang mengabadikan Watetsumigami di sebuah tempat suci yang berasal dari Permaisuri Shingo. Setiap tahunnya, tepatnya pada tanggal lima belas Agustus dalam kalender lunar alias kalender bulan, sebuah festival tahunan diadakan di lokasi.

Kuil Toriishi

Kuil Inari dikatakan memberikan panen yang kaya, kemudian kemakmuran bisnis, disusul dengan industri pemuliaan. Selain itu, Kuil Toriishi dikatakan juga memiliki dewa pengerasan dalam hal perbaikan, kemudian perbaikan gotoku, peternakan unggas, dan malam pengasuhan khusus untuk anak yang menangis.

Kuil Takeuchi

Dikatakan bahwa hal itu mengabadikan menteri Takeuchi Shukumikoto dari lima orang menteri yang melayani langsung Kaisar Nakaai dan Permasuri Jingo, dan juga terdapat kebajikan suci di dalamnya. Kebajikan suci tersebut adalah kesehatan dan umur panjang, kemudian penyembuhan penyakit, disusul dengan peningkatan kebijaksanaan dan prestasi-prestasi akademik.

Kuil Makio

Dikatakan bahwa terdapat kebajikan Shinto dari peningkatan seni bela diri, kemudian peningkatan keberuntungan permainan, yang mengabadikan Nakaomi Karatsusu Dalian dari lima menteri yang melayani langsung Kaisar Nakaai dan Permaisuri Shingo.

Di samping tempat-tempat yang telah disebutkan di atas, masih terdapat banyak sekali tempat-tempat yang layak untuk dilihat sekaligus dicermati di Kashii-Gu Shrine. Mungkin, dikarenakan kuil tersebut merupakan sebuah tempat yang suci, tempat-tempat yang ada di dalamnya sangat melambangkan kesucian sekaligus keagamaan. Di samping itu, shrine ini juga rutin mengadakan ritual sekaligus acara Shinto di sepanjang tahunnya.

Ritual Shinto Kashii-Gu Shrine

Festival di kuil ini diadakan di sepanjang tahunnya dan terdapat banyak sekali orang-orang yang terlibat di dalam festival ini. Sebagai contoh, pada Hari Tahun Baru, diadakan Festival Hari Tahun, kemudian pada tanggal lima belas Januari, diadakan Festival Yaki-tondo, dan masih banyak sekali festival-festival yang dilakukan di shrine ini di sepanjang tahunnya.

Jadi, bagaimana? Apa Anda tertarik untuk mengunjungi shrine yang satu ini?

Shrine ini, seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, tentunya memiliki nilai plus lainnya yang membuat kuil Shinto yang satu ini layak sekali untuk dikunjungi. Selain memiliki hubungan yang mendalam dengan keluarga kekaisaran, kemudian memiliki gaya arsitektur yang unik dan menarik, shrine ini juga memiliki bagian-bagian kuil yang banyak yang layak sekali untuk dicermati sekaligus dipahami.

Tertarik untuk Mengunjungi Shrine yang Satu Ini?

Apabila Anda tertarik untuk mengunjungi shrine yang satu ini, Anda dapat langsung mengunjunginya di 4-16-1 Kashii, Higashi-ku, Perfektur Fukuoka. Anda dapat mengakses shrine yang satu ini dengan cara menaiki Nishitetsu Bus No. 27    atau 28 dan kemudian turun di Kashiigu-mae.

Demikian informasi mengenai Kashii-Gu Shrine. Mengunjungi shrine yang satu ini tentunya akan memberikan kesan tersendiri kepada Anda, dikarenakan shrine yang satu ini merupakan shrine yang memiliki hubungan yang mendalam dengan keluarga kekaisaran. Selain itu, bangunan yang terdapat di shrine ini juga memiliki gaya arsitektur yang unik, yang layak sekali untuk  dicermati sekaligus dinikmati.

Semoga informasi-informasi mengenai kuil Shinto dalam artikel ini dapat bermanfaat dan jangan lupa juga akses terus website jepanginfo.co.id. Terima kasih!


Lokasi



Shrines, Temples & Churches
open closed : -
fee : -
Adress 4-16?1 Kashii, Fukuoka Higashi-ku, Fukuoka
Phone 092-681-1001