Penting

Money Matters

Money in Japan

Mungkin anda semu sudah tahu, mata uang Jepang adalah Yen. Ketika anda akan ke Jepang, relatif mudah jika anda ingin membeli Yen di bank ataupun money cganger terdekat. Dan tentu saja di bandara juga memiliki tempat-tempat tersebut. Hanya saja mungkin anda akan mendapatkan nilai tukar yang sedikit lebih murah jika anda menukarkan sebagian besar uang anda di Jepang. Perlu juga anda ingat, bahwa bank-bank di Jepang hanya bekerja selama seminggu sampai dengan pukul 15:00, namun kantor post biasanya dapat memberikan penawaran yang lebih baik kepada anda. Selain itu, akan lebih baik jika anda menghabiskan semua uang Yen anda di Jepang sebelum anda meninggalkan Jepang. Karena kemungkinan negara asal anda tidak akan menerima Yen kecuali jika akan anda gunakan sebagai souvenir.

Travel Cost

Biaya perjalanan di Jepang tergantung dari banyaknya orang yang berkunjung. Tentu saja anda tidak akan berkunjung ke Jepang jika anda tidak dapat melewati 3 hari sampai 1 minggu, misalnya di Kyoto bukan? Ya, dan biaya yang diperlukan untuk itu sangat mahal, bahkan kadang-kadang malah bisa membuat anda terkejut. Tapi mungkin tidak sampai memerlukan biaya yang lebih banyak daripada jika anda melakukan wisata ke Eropa barat. Selain di Jepang tentu saja banyak negara yang mempunyai tempat wisata yang unik dan menarik, namun hanya di Jepang meskipun semua penduduknya adalah pekerja, memiliki orang-orang luar biasa sopan, angkutan umum yang nyaman dan selalu tepat waktu, akomodasi dengan standar yang tinggi serta makanan yang lezat.

Budget Travel

Melakukan perjalanan ke Jepang tampaknya begitu mahal, mengingat harga yang begitu tinggi untuk makanan, akomodasi, dan sebagainya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena ada cara untuk menghemat biaya perjalanan. Salah satunya adalah berhemat dalam hal akomodasi atau tempat tinggal selama berada di Jepang. Bagi anda yang sedang dalam perjalanan bisnis, mungkin anda bisa menggunakan bisnis hotel yang sederhana dan fungsional, kamarnya memang tidak besar atau mewah, tapi biasanya mereka cukup bagus dan bersih. Namun jika anggaran anda kurang dan tidak keberatan berbagi kamar dengan wisatawan lain, Youth hostel yang murah bisa menjadi akomodasi alternatif anda. Minshuku, juga menawarkan harga yang cukup murah dengan model penginapan gaya Jepang, ini bisa menjadi salah satu pertimbangan anda jika anda tidak mampu untuk tinggal di ryokan.

Banking

Bank-bank di Jepang beroperasi mirip dengan bank-bank yang ada di negara lain. Ada berbagai lembaga perbankan di Jepang, mulai dari bank-bank besar dengan skala internasional hingga bank-bank kecil untuk masyarakat yang tinggal di pedesaan. Bank domestik yang tergolong besar di Jepang diantaranya adalah Japan Postal Bank, Mizuho, Tokyo-Mitsubishi UFJ, Sumitomo, Resona, Citibank dan Shinsei Bank. Selain itu terdapat juga bank online yang akhir-akhir ini semakin populer yang menawarkan perbankan melalui internet dan jaringan ATM, yaitu Seven Bank. Bank-bank di Jepang menyediakan layanan kepada pelanggan berupa depositop tunai, penarikan, transfer, valuta asing dan juga investasi. Bank di Jepang buka mulai pukul 9.00 sampai dengan 15.00, ketika akhir pekan atau menjelang libur nasional, ATM biasanya buka lebih lama daripada hari-hari biasanya. Akhir-akhir ini jumlah ATM yang beroperasi 24 jampun semakin meningkat.

ATMs

ATM di Jepang memungkinkan pengguna mereka untuk menarik, deposito, dan transfer uang, serta memperbaharui buku bank mereka. Akhir-akhir ini pun jumlah ATM yang beroperasi 24 jam semakin meningkat, walaupun beberapa ATM tetap memiliki jam kerja dan ditutup selama beberapa jam setiap malamnya. Namun, perlu anda ketahui bahwa banyak ATM asing yang tidak dapat digunakan di sini, begitupun dengan kartu debet dan kartu kredit bank asing.

Mobile Phones

Jepang adalah pemimpin dalam teknologi ponsel dan cara penggunaannya. Ponsel-ponsel di Jepang, selain menelepon, email, messaging, juga dikemas dengan fitur lainnya seperti browser internet, game, kamera, televisi, dompet elektronik,jadwal kereta, GPS, maupun pemutar musik. Karena fitur-fitur tersebutlah, ponsel menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari orang Jepang. Perusahaan ponsel terbesar di jepang adalah NTT DoCoMo, au oleh KDDI, dan Softbank (sebelumnya Vodafone, dan sebelum itu J-phone). Namun ada juga beberapa operator kecil lainnya. Beberapa diantaranya menyediakan layanan khusus seperti layanan prabayar dan internet mobile.

Internet Access

Ada banyak cara agar anda tetap terhubung dengan internet ketika anda berada di Jepang. Industri internet di Jepang mengalami perubahan yang sangat cepat dan tarif layanannya pun terus berubah. sebagian besar hotel di Jepang menawarkan internet gratis di dalam kamar yang mereka sediakan. Akses internet yang disediakan biasanya berupa internet melalui kabel LAN atau jaringan nirkabel. Namun pada hotel tua anda mungkin harus memasang beberapa perangkat keras untuk dapt menghubungkan internet ke kamar anda. Sementara di dalam ryokan, keberadaan internet di dalam kamar kurang umum, banyak diantara ryokan tersebut lebih memilih menyediakan layanan internet dan komputer di lobi mereka. Internet berbayar maupun gratis (Wi-fi hotspot) keduanya ada di Jepang. Laptop dan perangkat ponsel dapat dihubungkan dengan hotspot publik yang dapat ditemukan di sekitar bandara, stasiun kereta api, hotel, restoran, kedai kopi dan bar.

Postal Services

Meskipun pada tahun 2007, kantor post di Jepang telah diprivatisasi, namun sebagian besar layanannya masih tetap sama seperti sebelumnya. Kantor pos Jepang biasanya dibuka pada hari Senin sampai Jumat mulai pukul 9.00 sampai dengan 17.00. Namun kantor pos- kantor pos besar juga biasanya buka pada akhir pekan. Selain menawarkan menawarkan layanan post, di kantor post di Jepang juga bisa membuka rekening kantor post yang dapat digunakan untuk mengirim uang melalui kantor post.

Delivery Services

Electricity

Tegangan listrik di Jepang adalah sebesar 100 volt, berbeda dengan Indonesia (220 Volt). Outlet listrik Jepang yang identik dengan ungrounded (2-pin) outlet Amerika Utara. Sementara sebagian besar outlet Jepang hari ini terpolarisasi (satu slot yang sedikit lebih lebar dari yang lain), adalah mungkin untuk menemukan outlet non-terpolarisasi di beberapa tempat.

Emergencies

119 adalah nomor yang darurat langsung untuk layanan pemadam kebakaran dan ambulans yang dioperasikan oleh Badan Manajemen Darurat Nasional Jepang. Lokasi pemanggil akan ditelusuri secara otomatis setelah panggilan tersambung